Selasa, 07 Agustus 2012
KENAPA HARUS MEREKA???
Tanggal 17 Agustus adalah suatu penanggalan yang sakral bagi bangsa Indonesia,
karena merupakan hari yang sangat bersejarah bagi berdirinya NKRI, yaitu HARI
PROKLAMASI. Di hari ini tak heran selalu diadakannya upacara bendera sebagai
suatu ritual mengenang hari tersebut. Nah, dalam pembahasan kali ini penulis
ingin mengangkat suatu elemen yang selalu ada dalam ritual upacara pengibaran
bendera, yaitu "Pengibar Bendera".
Pengibar Bendera adalah suatu komponen dalam ritual tersebut yang ditugaskan
untuk menaikkan suatu bendera, event khusus, baik bendera kegiatan olahraga,bendera
organisasi maupun bendera pusaka suatu Negara. Tentunya dalam ini yang dimaksud
adalah bendera pusaka Negara .
Dalam setiap pengibaran bendera pusaka NKRI, baik di pusat dan daerah kita
sering melihat suatu pasukan yang selalu mengenakan pakaian putih – putih yang
menamakan dirinya "Paskibraka". Pertanyaannya adalah, sejak kapan Paskibraka
SELALU HARUS mengibarkan bendera dalam suatu ritual upacara pengibaran bendera?
Dan mengapa yang mengibarkan bendera dalam ritual tersebut selalu Paskibra atau
pasukan putih –putih?
Pertanyaan tersebut selalu terpikirkan penulis setiap melihat mereka dalam
suatu upacara, dari hati pribadi penulis " Apa yang menyebabkan mereka diutamakan dalam setiap upacara?"
Baik, penulis mencoba membahasnya menurut sudut pandang pribadinya.
Berdasarkan narasumber yang tidak mau dicantumkan siapa namanya,mengatakan
bahwa Pada awalnya, Paskibraka merupakan suatu unit kegiatan dalam Gerakan
Pramuka yang memberikan suatu wadah bagi anggota pramuka yang ingin mengetahui
dan mengembangkan bagaimana tatacara dalam pengibaran suatu bendera.Sehingga
apabila ada anggota unit tsb. yang memiliki kapasitas pantas dalam pengibaran
bendera setelah dari seleksi maka akan dimasukkan kedalam pasukan yang khusus
mengibarkan bendera Merah Putih di setiap upacara. Tapi lambat laun unit
tersebut melepaskan diri dari organisasinya induknya, yaitu Gerakan Pramuka.
Sehingga membentuk suatu organisasi terpisah yang namanya Paskibra,ceunah mah.
Baik sebelum lanjut, penulis ingin membahas dari segi nama organisasi
tersebut, dari kata "PAS" yang merupakan singkatan pasukan dapat kita ambil
kesimpulan bahwa, yang namanya pasukan, apabila telah selesai
melaksankan tugas, pasukan tersebut dapat bubar. Jadi dimana kah letak organisasinya? ini pendapat penulis aja ya hehe.
Baik, mari kita lanjutkan pembahasannya. Nah setelah mengetahui bahwa Paskibra
pada awalnya dari Pramuka, kenapa sih setiap ritual upacara pengibaran bendera,
penulis secara pribadi belum pernah melihat pasukan yang berseragam pramuka
lengkap yang benar – benar seorang Pramuka sejati yang mengibarkan bendera
pusaka NKRI di istana atau setiap tanggal 17 agustus? Padahal telah jelas bahwa
Gerakan Pramuka merupakan cikal bakal organisasi - organisasikepemudaan
lainnya
dalam bidang pembentukan watak dan kepribadian pemudaIndonesia. Secara tidak
langsung ini merupakan suatu diskriminasi, yang penulisrasakan secara pribadi(
ya ga tau perasaan orang lain mah kumaha, hehe), dimanaseorang pramuka
dianggap
tidak layak bahkan tidak punya kapasitas dalammengibarkan bendera pada tanggal
17 agustus dan hari – hari nasional lainnya. Padahalseorang Pramuka pun
memiliki suatu kapasitas dalam suatu pengibaran bendera,bahkan seluk beluk
bendera Merah Putih sesuai dengan beberapa poin yangterdapat di buku Syarat –
syarat Kecakapan Umum(SKU) golongan penggalang danpenegak, pramuka juga bisa
baris-berbaris bahkan membentuk berbagai formasinyapun bisa sesuai aturan
baris-berbaris angkatan darat.
Jadi kenapa sih hingga sekarang Pramuka ga ditampilkan sebagai pengibarbendera
kenegaraan, kan gagah (yang dimaksud bukan rakai gagah ya) yang
ngibarinbendera
tuh Pramuka baik pengibaran dalam rangka 17 Agustus, pembukaan ajangolahraga
nasional, dll, daripada bosen putih – putih mulu. Sesuai dengankeinginan
Pramuka tertinggi kita yaitu Kak. Susilo Bambang Y. dalam pencanangan
Revitalisasi GerakanPramuka. Kan Kak SBY pun belum pernah pake baju paskibra
dalam upacarapengibaran bendera, yang penulis pernah liat adalah beliau
mengenakan seragamPramuka lengkap, jadi kenapa tidak kalau pengibar benderanya
adalah pasukanpramuka dengan seragam pramuka lengkap.
Dari penulis sendiri ada saran kepada pejabat Pramuka yang berwenangyaitu,
tolonglah Pramuka dari tiap daerah di seluruh Indonesia yang telah
lulusseleksi
daerah dijadikan pengibar bendera dengan menggunakan seragamlengkapnya, tapi
mereka benar – benar seorang Pramuka bukanpramuka-pramukaan(istilah seorang
yang bukan pramuka dipaksa jadi pramuka)dengan komposisi penggalang, penegak
dan pandega. Sehingga dapat menunjukancitra yang sebenarnya bahwa Pramuka bisa
apa aja. Karena sekarang masyarakatmenganggap yang hanya bisa ngibarin bendera
pusaka yaitu paskibra dan pramukahanya nyanyi – nyanyi dan tepuk tangan ga
jelas atau kemping di lapangansekolah. Ga percaya? Coba aja observasi sendiri,
hehe J
Mungkin cukup sekian dari penulis karena ada pembaca yang protes
katanyanegebuat
sebuah catatan teh panjang – panjang wae.
Dalam pembuatan pembahasan ini menggunakan hak penulis sesuai yangtercantum
dalam UUD 1945 pasal 28, oke? Jadi kita bebas berpendapat, hehe..
Tong bosen nyak maca catatan nu sim kuring ku sabab panjangna, da rekkkumaha
deui, lamun teu panjang moal ngarti pembaca gek, tapi sim kuring ngarasanu
baca
gek rada teu ngarti oge ku tata bahasa nu di anggo ku sim kuring, hahawios ah.
MERDEKA!!
Label:
Scout
Langganan:
Komentar (Atom)



